Harga Minyak Turun, Pengiriman Harian Minyak OPEC Naik
Koreksi 42.47 poin (-0,28 persen) yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) bukanlah sebuah signal negatif karena posisi penutupan di 15233,22, masih di jauh diatas suport pertama 15175. Akan tetapi, karena koreksi tersebut terjadi setelah harga bergerak naik terlalu lama, maka sentimennya tentu saja tidak terlalu bagus. DJI terkoreksi akibat aksi profit taking, setelah salah satu petinggi The Fed menyatakan bahwa stimulus QE4 sepertinya akan berakhir sebelum akhir tahun 2013.
Koreksi tersebut mempersulit posisi IHSG, yang kemarin ditutup dekat level terendah, setelah pada sesi penutupan, banyak sekali saham yang ditutup pada posisi bid. IHSG hari ini diperkirakan bakan bergerak bervariasi pada kisaran 5075 – 5125. Penutupan dibawah 5075 bakal membawa IHSG untuk menguji suport di level psikologis 5000. Tekanan jual pemodal asing, sepertinya bakal tetap membuat IHSG sulit untuk bergerak naik.
Kemarin, harga saham-saham pertambangan batubara terlihat sedikit mengalami rebound setelah koreksi yang terjadi, telah membawa harga saham-saham tersebut mencapai suport levelnya. Suport ITMG ada di 30500, UNTR di 16600, ADRO di 1050, PTBA di 13700, HRUM di 3750. Jika hari ini suport tersebut ditembus, pemodal sebaiknya tetap menghindari positioning pada saham-saham batubara, sampai saham-saham tersebut melewati fase bottoming. Harga komoditas sepertinya masih akan terus melemah, seiring dengan penguatan US$.
Koreksi tersebut mempersulit posisi IHSG, yang kemarin ditutup dekat level terendah, setelah pada sesi penutupan, banyak sekali saham yang ditutup pada posisi bid. IHSG hari ini diperkirakan bakan bergerak bervariasi pada kisaran 5075 – 5125. Penutupan dibawah 5075 bakal membawa IHSG untuk menguji suport di level psikologis 5000. Tekanan jual pemodal asing, sepertinya bakal tetap membuat IHSG sulit untuk bergerak naik.
Kemarin, harga saham-saham pertambangan batubara terlihat sedikit mengalami rebound setelah koreksi yang terjadi, telah membawa harga saham-saham tersebut mencapai suport levelnya. Suport ITMG ada di 30500, UNTR di 16600, ADRO di 1050, PTBA di 13700, HRUM di 3750. Jika hari ini suport tersebut ditembus, pemodal sebaiknya tetap menghindari positioning pada saham-saham batubara, sampai saham-saham tersebut melewati fase bottoming. Harga komoditas sepertinya masih akan terus melemah, seiring dengan penguatan US$.
Review
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di zona hijau. Pada penutupan perdagangan Kamis (16/03/2013) IHSG terkoreksi 11,202 poin (0,22%) ke level 5.078,678.
Kinerja positif bursa regional Asia sempat membawa IHSG naik kembali ke area 5.100. mneguatnya bursa Wall Street yang terus mencetak rekor tertingginya menjadi katalis positif bagi mayoritas bursa regional. Namun, menjelang akhir perdagangan, aksi jual marak terjadi, yang ditandai dengan keluarnya dana asing. Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih asing sebesar Rp18,04 miliar.
Sebanyak tujuh sektor tersengat profit taking. Sektor pertambangan turun paling dalam yaitu sebesar 2,05%, disusul industri dasar 0,66%.
Sedangkan sektor-sektor yang masih menanjak naik adalah sektor konsumer yang naik 1,04% dan manufaktur menguat 0,29%.
Saham-saham yang naik di antaranya Multi Bintang (MLBI), Gowa Makassar (GMTD), Waran Solusi Tunas Pratama (SUPR-W), dan Dian Swastatika (DSSA)
Sementara saham-saham yang turun antara lain Bayan (BYAN), Indocement (INTP), Nippon Indosari (ROTI), dan HM Sampoerna (HMSP).
Kinerja positif bursa regional Asia sempat membawa IHSG naik kembali ke area 5.100. mneguatnya bursa Wall Street yang terus mencetak rekor tertingginya menjadi katalis positif bagi mayoritas bursa regional. Namun, menjelang akhir perdagangan, aksi jual marak terjadi, yang ditandai dengan keluarnya dana asing. Transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih asing sebesar Rp18,04 miliar.
Sebanyak tujuh sektor tersengat profit taking. Sektor pertambangan turun paling dalam yaitu sebesar 2,05%, disusul industri dasar 0,66%.
Sedangkan sektor-sektor yang masih menanjak naik adalah sektor konsumer yang naik 1,04% dan manufaktur menguat 0,29%.
Saham-saham yang naik di antaranya Multi Bintang (MLBI), Gowa Makassar (GMTD), Waran Solusi Tunas Pratama (SUPR-W), dan Dian Swastatika (DSSA)
Sementara saham-saham yang turun antara lain Bayan (BYAN), Indocement (INTP), Nippon Indosari (ROTI), dan HM Sampoerna (HMSP).
Ulasan Teknikal
Gagal bertahan di atas resistance 5.115 dan membentuk pola shooting star di candlestick, bisa menjadi sinyal reversal bagi IHSG. Kondisi ini didukung pula oleh indikator stochastic yang masih dead cross di area overbought. Sementara RSI terlihat membentuk bearish divergence. Indeks saat ini masih bertahan di atas support 5.037 – 5.062. Trend jangka pendek akan berbalik bearish jika support tersebut ditembus, dengan potensi koreksi lanjutan menuju kisaran 4.990 – 5.000. Sedangkan sinyal positif akan kembali didapat jika IHSG mampu bergerak di atas 5.115. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 5.050 – 5.100.

Komentar
Posting Komentar